Full width home advertisement

HEADLINE

Post Page Advertisement [Top]

 

LINTAS GLOBAL (15/7) Netizen belakangan ini dihebohkan dengan Trend Tarian Anak Pacu Jalur yang MenduniaGerakan tarian yang dijuluki 'aura farming' ini menjadi sorotan dan bahkan dijadikan bahan parodi oleh selebritas serta konten kreator dari berbagai belahan dunia.

Fenomena ini viral di TikTok setelah munculnya sebuah video bertajuk *Aura Farming 100/10*, memperlihatkan seorang anak menari di atas perahu panjang dengan iringan lagu Young Black & Rich oleh Melly Mike.

Tak lama kemudian, gaya tarian tersebut diadopsi sebagai bentuk selebrasi oleh beberapa klub olahraga ternama, termasuk klub sepak bola PSG. Lalu, apa sebenarnya makna di balik istilah aura farming yang populer ini? Simak ulasannya!


Memahami Makna Aura Farming

Secara bahasa, aura farming bisa diartikan sebagai 'menanam aura'. Menurut KBBI, 'aura' merujuk pada energi yang terpancar dari seseorang atau benda, sementara 'farming' (bertani) menggambarkan aktivitas menanam dan memanen.

Namun, dalam bahasa gaul Gen Z dan Gen Alpha, frasa ini memiliki makna yang berbeda. Istilah ini menggambarkan cara seseorang menampilkan versi terkeren dari dirinya tanpa perlu berusaha terlalu keras.

Seperti yang terlihat pada video anak pacu jalur yang menari dengan santai di atas perahu. Gerakannya dianggap memancarkan aura percaya diri alami tanpa terkesan dipaksakan.


Asal-Usul Tren dari Timothee Chalamet dan Dunia Game

Menurut berbagai sumber, istilah aura farming terinspirasi dari peran Timothee Chalamet dalam film Dune. Karakter yang diperankannya, Paul Atreides, memancarkan aura kuat saat memimpin pasukan dan berpidato.

Selain itu, konsep farming dalam game seperti World of Warcraft, Fortnite, atau Elden Ring juga turut memengaruhi istilah ini. Dalam game, pemain melakukan aksi berulang untuk mengumpulkan poin atau item, sementara dalam konteks ini, gerakan keren bisa menghasilkan 'poin aura'.

                              *Marc Marquez join this trend


Budaya Pacu Jalur sebagai Akar Tren Viral

Pacu Jalur sendiri merupakan tradisi lomba dayung perahu panjang asal Kabupaten Kuantan Singingi, Riau, yang telah ada sejak abad ke-17. Awalnya, perahu ini digunakan sebagai alat transportasi, namun kini menjadi bagian dari festival budaya tahunan.

Nama 'Pacu Jalur' berasal dari kata 'pacu' (lomba) dan 'jalur' (perahu panjang dari kayu utuh). Seiring waktu, perahu ini dihiasi ukiran indah dan digunakan dalam perayaan hari besar, sebelum akhirnya berkembang menjadi ajang kompetisi bergengsi.

Gerakan tarian itu mengandung arti tersendiri. Seperti saat merunduk, artinya posisi perahu sejajar dengan perahu lawan. Jika berdiri menghadap ke belakang artinya tengah memberi semangat pada pendayung. Dan saat menghadap ke depan artinya perahu mereka berada di barisan paling depan. 

Dhika, penari pacu jalur telah sukses mengenalkan tradisi Indonesia di kancah internasional. Bahkan kini penyanyi Young Black and Rich Melly Mike memastikan akan hadir dan tampil pada festival budaya pacu jalur 2025.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bottom Ad [Post Page]