LINTAS GLOBAL (7/14) - Seorang pegawai negeri sipil (PNS) yang bertugas di Badan KoordinasiKeluarga Berencana Nasional (BKKBN) wilayah Sulawesi Tengah dengan nama Ariel Huma tutup usiadi daerah Donggala. Almarhum, yang berprofesi sebagai penyuluh program keluarga berencana (KB),terpaksa diangkut menggunakan sepeda motor menuju tempat pemakaman akibat akses jalan yang buruk.
Kejadian ini terjadi di Desa Palentuma, Kecamatan Pinembani, Donggala, pada hari Kamis (10/7). Rencana awal, jenazah akan diantar menggunakan kendaraan roda empat, tetapi ambulans setempat dalam kondisi tidak layak.
"Keluarga almarhum sempat meminta bantuan Puskesmas Pinembani, tetapi ambulansnya sedang tidak berfungsi. Akhirnya, kami memutuskan membawa jenazah dengan motor," jelas Erik, seorang warga Pinembani, pada Jumat (11/7/2025).
"Jalannya sebenarnya bisa dilalui mobil, tetapi hanya yang memiliki penggerak roda ganda," tambahnya.
"Ada kerabat yang membantu menghubungi ambulans dari Sigi, sehingga kami bisa bertemu di Desa Dombu, Kecamatan Marawola Barat," ujarnya.
Erik menyebutkan, sepanjang tahun 2025, kejadian serupa sudah terjadi dua kali. Faktor utamanya adalah kondisi jalan yang belum beraspal dan rawan longsor saat musim hujan.
"Jika hujan turun, jalannya sangat riskan dan tidak semua kendaraan bisa melintas," katanya.
Dalam sebuah video yang beredar, terlihat jenazah almarhum diangkut dengan motor, dibalut selimut, dan diikat pada kayu untuk mencegah terjatuh selama perjalanan.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar